Minggu, 01 Mei 2016

Makalah Usaha Distro Untuk Presentasi Bisnis

TUGAS SOFTSKILL KOMUNIKASI BISNIS
“Makalah Usaha Distro Untuk Presentasi Bisnis”




Disusun Oleh:
Anissa                  51214303
2DF02


Dosen : Tantyo Setyowati, SE. MM.



Jurusan Manajemen Keuangan
Direktorat Diploma Tiga Bisnis dan Kewirausahaan
Universitas Gunadarma
ATA 2015/2016

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan makalah tentang “Makalah Usaha Distro Untuk Presentasi Bisnis” ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Ibu Tantyo Setyowati yang telah memberikan tugas ini kepada saya.
       Saya sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai makalah usaha distro untuk presentasi bisnis. Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa didalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah saya buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.
       Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna bagi saya sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.



Bekasi, 27 Apri 2016



        Penyusun



BAB I
PENDAHULUAN


1.1  LATAR BELAKANG MASALAH

Seiring dengan berkembangnya mode berpakaian, para anak muda berusaha untuk tidak ketinggalan jaman dalam hal berpakaian dengan mengikuti mode yang sedang menjadi tren, dengan berpakaian unik dan kreatif.  Dalam memulai bisnis distro perlu kegigihan, pantang menyerah dan jeli dalam memanfaatkan peluang. Kendala terbesar di sektor produksi. Pebisnis distro harus membangun jaringan dan brand awareness ke customer. Usaha distro harus dikelola secara profesionalisme, kalau tidak kebangkrutan akan segera dating. Salah satu keunikan distro adalah desain kaos-kaos mereka yang “khas distro”: keren, spesial, unik, lucu dan berkelas. Selain itu untuk menjaga keunikannya, desain kaos mereka tidak diproduksi secara masal, melainkan hanya dalam hitungan ratusan atau bahkan maksimum 100 potong per model.

1.2   RUMUSAN MASALAH
Sesuai dengan judul makalah, untuk menuju sukses dalam menjalankan usaha ini, terdapat beberapa tata cara yang perlu diperhatikan dalam menjalankan usaha ini.  Berkaitan dengan judul makalah, maka masalah yang dapat diidentifikasi adalah sebgai beikut :
1.      Bagaimana cara memulai dan menjalankan bisnis distro ?
2.      Bagaimana konsep pemasaran dalam bisnis distro ?
3.      Bagaimana cara untuk meningkatkan mutu barang dan penjualan ?

1.3   TUJUAN PENULISAN
Saya menyusun makalah ini sebagai sarat memenuhi tugas kuliah komunikasi bisnis dan untuk membahas atau mengetahui cara-cara untuk menjadi wirausaha yang sukses yang saya bahas dalam makalah ini adalah mengenai "Usaha Distro". Tujuan saya memilih "Usaha Distro" sebagai bahan pembahasan dalam makalah saya adalah karena usaha distro merupakan usaha yang cukup menjanjikan di tengah perkembangan mode berpakaian anak muda jaman sekarang.


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN USAHA DISTRO
Distro adalah suatu tempat yang biasanya menjual pakaian, sepatu, celana, dan aksesoris yang biasanya mengikuti perkembangan mode dan kebanyakan konsumennya adalah anak muda. Hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan bisnis distro adalah sebagai berikut :
a.       Dalam memulai bisnis distro kita harus mencari tempat yang strategis, karena sebagian konsumennya adalah anak muda maka sebaiknya distro dibangun atau didirikan di tempat yang biasa anak muda sering berkumpul. Dengan cara ini tentu distro yang didirikan akan menarik perhatian bagi para anak muda tersebut dan kemudian mengunjungi distro tersebut. Selain dengan cara tersebut, orang banyak menggunakan internet untuk mempromosikan distronya. Blog dan situs pertemanan sering digunakan untuk memperkenalkan distro yang dia dirikan kepada orang-orang. Selain itu mempromosikan melalui mulut ke mulut juga cukup efektif. Apalagi distro merupakan tempat anak-anak muda berkumpul, pasti mereka akan memberi tahu kepada temannya untuk mengunjungi distro tersebut.

b.      Dalam memasarkan barang, harganya harus disesuaikan dengan kantong dari konsumennya. Tetapi meskipun biasanya barang-barang yang di jual di distro harganya lumayan mahal, tetapi tetap saja tidak mengurangi minat para anak muda untuk membeli pakaian, celana, atau aksesoris yang mereka gunakan di distro. Memang gengsi di antara kalangan anak muda mempengaruhi hal tesebut, tetapi model dan kualitas barang-barang yang ada di distro sangat sesuai dengan selera para anak muda, sehingga mereka tetap membeli barang-barang yang ada di distro meskipun harganya mahal. Akan tetapi pemilik distro harus memperhatikan kualitas dari barang yang dijualnnya, agar harga yang para konsumen bayar sesuai dengan kualitas barang yang mereka beli.

c.       Dalam meningkatkan mutu barang atau produk, harus menggunakan bahan yang berkualitas bagus dan Dan model pakaian yang dijual di distro harus mengkuti perkembangan tren masa kini. Karena anak-anak muda biasanya tidak mau ketinggalan dalam hal berpakaian, mereka selalu berusaha mengikuti tren masa kini. Seperti model gambar pada baju misalnya, biasanya distro menjual baju-baju dengan gambar-gambar artistik yang sangat bagus dan digemari anak-anak muda. Contoh lain baju-baju pada distro memiliki warna-warna yang menarik dan beraneka ragam. Dengan menyediakan seperti contoh-contoh di atas tentu para konsumen akan puas dengan barang-barang yang ada di distro anda.

2.2  RENCANA LOKASI
Rencana lokasi operasional usaha akan ditempatkan didaerah yang memenuhi syarat sebagai berikut :
-          Lokasi dekat dengan kawasan pusat perbelanjaan
-          Lokasi berada ditengah kawasan penduduk
-          Lokasi berada dikeramain
-          Lokasi merupakan kawasan tempat nongkrong anak muda.

2.3  TARGET PELANGGAN
Target pelanggan Distro ini adalah : anak muda atau abg yang sedang terpengaruh oleh fashion- fashion yang uptodate. Mereka adalah pengguna baju-baju distro yang memiliki ciri khas tertentu.

2.4  KEUNGGULAN
Keunggulan dari Distro kami adalah :
1.      Menggunakan Bahan kaos cotton combed 20’s dan 30’s yang berkualitas
2.      Hasil sablon sangat rapi dan tidak mudah luntur walau beberapa kali cuci
3.      Design kaos sangat uptodate sesuai dengan tema-tema yang sedang terjadi pada saat itu.

  2.5   MODAL & KEUNTUNGAN
Modal yang kami butuhkan untuk medirikan distro ini plus biaya operasioanl selama 1 bulan pertama adalah  Rp 30.000.000,- dengan perkiraan laba bersih minimal Rp 5.000.000,- per bulannya.  

2.6  BAGI HASIL
Persentase bagi hasil yang kami tawarkan adalah 30% untuk pemodal dan 70% untuk pengelola, dengan demikian pemodal diperkirakan akan mendapatkan keuntungan sedikitnya Rp 1.500.000,- perbulan.  

2.7  BIAYA PENYUSUTAN
Pada prinsipnya jumlah aset pemodal adalah sama baik pada saat pendirian usaha maupun pada tahun ke-1, ke-2 , dst, Karena kami menganggarkan biaya penyususutan sebesar 2,5% perbulan dari semua aset milik pemodal, dana penyusutan ini tetap menjadi milik pemodal sehingga total aset pemodal tetap walaupun nilai barang menjadi susut atau rusak. 

2.8  STRATEGI PROMOSI
Strategi yang akan dijalankan pada perusahaan ini antara lain :
1.      Membuat pamphlet-pamflet berisi produk – produk baru yang akan ditempel tiap bulannya.
2.      Melakukan iklan-iklan di dunia internet baik melalui situs jejaring sosial maupun forum.


BAB III
PENUTUP

33.1  KESIMPULAN

Usaha distro merupakan usaha yang menguntungkan bagi yang dapat mengelolanya dengan baik, selain itu bagi orang-orang dengan kreatifitas yang tinggi dan pergaulan yang luas sangat cocok menjalankan bisnis ini karena benar- benar sangat menjanjikan. Selain itu usaha ini tidak begitu sulit bagi mereka yang memiliki kreatifitas dan berusaha menuangkan idenya lewat model-model dan gambar-gambar pakaiannya.


DAFTAR PUSTAKA
1.      http://preindo.com

2.      Jurnal.upnyk.ac.id

Sabtu, 19 Maret 2016

Bentuk Dasar Komunikasi

                                         TUGAS SOFTSKILL KOMUNIKASI BISNIS
                                                       “Bentuk Dasar Komunikasi”



                                                                 Disusun Oleh:

                                                              Anissa 51214303



                                               Dosen : Tantyo Setyowati, SE. MM.



                                                  Jurusan Manajemen Keuangan
                                Direktorat Diploma Tiga Bisnis dan Kewirausahaan
                                                       Universitas Gunadarma
                                                            ATA 2015/2016



                                                        KATA PENGANTAR

       Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya saya dapat menyelesaikan makalah tentang Bentuk Dasar Komunikasi Bisnis ini dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya. Dan juga kami berterima kasih pada Ibu Tantyo Setyowati yang telah memberikan tugas ini kepada saya.
       Saya sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai bentuk dasar komunikasi. Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa didalam makalah ini terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang telah saya buat di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.
       Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya makalah yang telah disusun ini dapat berguna bagi saya sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan memohon kritik dan saran yang membangun demi perbaikan di masa depan.



                                                                                                                              Bekasi, 17 Maret 2016



                                                                                                                                       Penyusun



                                                                              BAB I
                                                                     PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang Komunikasi Bisnis

       Di era globalisasi saat ini, komunikasi sangat mempengaruhi kegiatan manusia. Tanpa disadari komunikasi merupakan kebutuhan utama bagi manusia. Dengan komunikasi kita bisa mengetahui apa yang sedang terjadi. Pada hakikatnya, komunikasi itu adalah proses penyampaian pesan dari komunikator (sumber) kepada komunikan (penerima) dengan sarana tertentu untuk tujuan tertentu. Komunikasi dikatakan sempurna apabila memiliki unsur-unsur komunikasi. Tanpa unsur-unsur tersebut komunikasi tidak akan berjalan dengan lancar dan hanya akan mendatangkan kesalahpahaman yang disebabkan oleh miss communication.

1.2 Rumusan Masalah

a.   Apa yang dimaksud dengan komunikasi?
b.   Apa saja fungsi-fungsi komunikasi?
c.   Apa saja unsur-unsur keterampilan dalam komunikasi?
d.   Apa saja bentuk-bentuk dasar komunikasi?



                                                                              BAB II
                                                                      PEMBAHASAN


2.1 Pengertian Komunikasi

      Komunikasi adalah bentuk apa saja dari interaksi kata-kata, senyuman, anggukan kepala, gerakan tangan, sikap badan, gerakan mata yang berakibat diterimanya arti, sikap, atau perasaan yang sama atau penyampaian informasi dari seseorang atau grup ke orang atau grup lain melaui simbol, sinyal, perilaku atau tindakan.

      Komunikasi menurut para ahli dapat dilihat sebagai berikut :
1.   Everet M. Rogers
      Komunikasi adalah proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku.

2.   Gerald R. Miller
      Komunikasi terjadi ketika suatu sumber menyampaikan suatu pesan kepada penerima dengan niat yang disadari untuk memperngaruhi penerima.

3.   Theodore M. Newcomb
      Setiap tindakan komunikasi dipandang sebagai suatu transmisi informasi terdiri dari rangsangan yang diskriminatif dari sumber kepada penerima.

2.2  Fungsi Komunikasi :

-      Mencapai pengertian satu sama lain
-      Membina kepercayaan
-      Mengkoordinir tindakan
-      Merencanakan strategi
-      Melakukan pembagian pekerjaan
-      Berbagi rasa

2.3  Keterampilan Komunikasi :

-      Mendengarkan
-      Bertingkah laku asertif ( tegas, penuh percaya diri )
-      Menyelesaikan konflik
-      Membaca situasi
-      Melakukan persuasi

2.4 Bentuk-bentuk Dasar Komunikasi

a.    Komunikasi Lisan >> Komunikasi disampaikan dengan suara, contohnya : percakapan pribadi, pidato, rapat, telepon dan videoconferences

b.    Komunikasi Tertulis >> Komunikasi disampaikan melalui tulisan, contohnya : surat, memo, laporan formal, berita, e-mail, faksimile

c.    Komunikasi Formal >> Komunikasi disampaikan lewat mata rantai komando, contohnya : memo, laporan, rapat, presentasi, surat dan konferensi pers (eksternal)

d.    Komunikasi Informal >> Disampaikan di luar hirarkhi otoritas organisasi, contohnya : rumor yang disebarluaskan melalui selentingan

e.    Komunikasi Verbal >> Menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, contohnya : pertemuan, pembicaraan telepon, videoconferences

f.     Komunikasi Nonverbal >> Komunikasi disampaikan lewat tindakan dan perilaku, contohnya : gerak, ekspresi muka, bahasa badan, dandanan dan pakaian.


                                                                            BAB III
                                                                          PENUTUP


3.1   Kesimpulan

        Komunikasi adalah proses dimana orang berusaha untuk memperoleh pengertian yang sama melalui pengiriman pesan simbolik. Komunikasi membuat sistem kooperatif organisasi menjadi lebih dinamis dan menghubungkan tujuan organisasi dengan semua manusia yang terlibat di dalamnya. Proses komunikasi berhasil bila :
1.     Penerima mengerti dengan benar pesan yang disampaikan
2.     Persepsi penerima = persepsi pengirim

       Yang dituntut dalam dunia bisnis adalah kemampuan berkomunikasi dengan baik. Karir bertambah maju - kemampuan berkomunikasi lisan dan tulisan makin penting. Lebih penting dibandingkan kemampuan teknik (technical skills)



                                                                    DAFTAR PUSTAKA


1.     Repository.binus.ac.id
2.     Perbanasinstitue.ac.id
3.     Nurjanah.staff.unri.ac.id

Minggu, 27 Desember 2015

Matriks BCG

       Matriks BCG adalah empat sel (2 dari 2) matriks yang digunakan untuk melakukan analisis portofolio bisnis sebagai langkah dalam perencanaan strategis yang didesain secara spesifik untuk mendorong usaha perusahaan multidivisi dalam merumuskan strategi tersebut.

       Keempat kuadran dalam matriks BCG adalah :

1. Tanda Tanya (Question Mark)
       Divisi dalam kuadran I memiliki posisi pangsa pasar relative yang rendah, tetapi mereka bersaing dalam industry yang bertumbuh pesat. Biasanya kebutuhan kas perusahaan ini tinggi dan pendapatan kasnya rendah. Bisnis ini disebut tanda tanya karena organisasi harus menjalankan strategi intensif (penetrasi pasar, perkembangan pasar atau pengembangan produk) atau menjualnya. Contoh perusahaan yang termasuk kedalam divisi Question Mark adalah PT Agronesia dan PD Jasa Kepariwisataan.

2. Bintang (Star)
       Bisnis di kuadran II mewakili peluang jangka panjang terbaik untuk pertumbuhan dan profitabilitas bagi organisasi. Divisi dengan pangsa pasar relative yang tinggi dan tingkat pertumbuhan industri yang tinggi seharusnya menerima investasi yang besar untuk mempertahankan dan memperkuat posisi dominan mereka. Kategori ini adalah pemimpin pasar namun bukan berarti akan memberikan arus kas positif bagi perusahaan, karena harus mengeluarkan banyak uang untuk memenangkan pasar dan mengantisipasi para pesaingnya. Contoh perusahaan yang termasuk kedalam divisi Star adalah PT Bank Jabar Banten.

3. Sapi Perah (Cash Cow)
       Divisi yang berposisi di kuadran III memiliki pangsa pasar relative yang tinggi tetapi bersaing dalam industry yang pertumbuhannya lambat. Disebut sapi perah karena menghasilkan kas lebih dari yang dibutuhkannya, mereka seringkali diperah untuk membiayai sektor usaha yang lain. Banyak sapi perah saat ini adalah bintang di masa lalu. Divisi sapi perah harus dikelola untuk mempertahankan posisi kuatnya selama mungkin. Contoh perusahaan yang termasuk kedalam cash Cow adalah PT Jasa Sarana.

4. Anjing (Dog)
       Divisi kuadran IV dari organisasi memiliki pangsa pasar relative yang rendah dan bersaing dalam industri yang pertumbuhannya rendah atau tidak tumbuh. Mereka adalah anjing dalam portofolioperusahaan, karena posisi internal dan eksternalnya lemah. Bisnis ini sering kali dilikuidasi, divestasi atau dipangkas dengan retrenchment. Contoh perusahaan yang termasuk kedalam divisi Dog adalah PD Agribisnis dan Pertambangan.

Kamis, 17 Desember 2015

Profil Wirausaha yang Sukses dari Segi Proses Kewirausahaan

       Dahlan Iskan (lahir di Magetan, Jawa Timur, 17 Agustus 1951; umur 61 tahun) adalah CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos Group yang bermarkas di Surabaya. Ia juga adalah Direktur Utama PLN sejak 23 Desember 2009. Pada tanggal 19 Oktober 2011 berkaitan dengan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, Dahlan Iskan diangkat sebagai Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara menggantikan Mustafa Abubakar.

- Karier :

Karier Dahlan Iskan dimulai sebagai calon reporter sebuah surat kabar kecil di Samarinda, Kalimantan Timur pada tahun 1975. Tahun 1976, ia menjadi wartawan majalah Tempo. Sejak tahun 1982, Dahlan Iskan memimpin surat kabar Jawa Pos hingga sekarang.

- Jawa Pos

       Dahlan Iskan adalah sosok yang menjadikan Jawa Pos waktu itu hampir mati dengan oplah 6.000 eksemplar, dalam waktu lima tahun menjadi surat kabar dengan oplah 300.000 eksemplar. Lima tahun kemudian terbentuk Jawa Pos News Network (JPNN), salah satu jaringan surat kabar terbesar di Indonesia yang memiliki 134 surat kabar, tabloid dan majalah, serta 40 jaringan percetakan di Indonesia.

- Fangbian Iskan Corporindo (FIC)

       Sejak awal 2009, Dahlan adalah sebagai Komisaris PT Fangbian Iskan Corporindo (FIC) yang akan memulai pembangunan Sambungan Komunikasi Kabel Laut (SKKL). SKKL ini akan menghubungkan Surabaya di Indonesia dan Hongkong dengan panjang serat optic 4.300 km.

- Perusahaan Listrik Negara (PLN)

       Sejak akhir 2009, Dahlan diangkat menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Fahmi Mochtar yang dikritik karena selama kepemimpinannya banyak terjadi mati lampu di Jakarta. Semenjak memimpin PLN, Dahlan membuat beberapa gebrakan diantaranya bebas bayar pet se-Indonesia dalam waktu enam bulan gerakan sehari sejuta sambungan.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (Menteri BUMN)

       Pada tanggal 17 Oktober 2011, Dahlan Iskan ditunjuk sebagai pengganti Menteri BUMN yang menderita sakit. Ia terisak dan terharu begitu dirinya dipanggil menjadi Menteri BUMN karena ia berat meninggalkan PLN yang menurutnya sedang pada puncak semangat untuk melakukan reformasi PLN. Dahlan melaksanakan beberapa program yang akan dijalankan dalam pengelolaan BUMN. Program utama itu adalah restrukturisasi asset dan downsizing (penyusutan jumlah) sejumlah badan usaha.

       Beberapa kinerjanya disorot. Dahlan gagal membawa lima perusahaan BUMN untuk melepas saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di lantai bursa. Adapun berkat kepemimpinannya, BUMN dinilai bersih dari korupsi oleh masyarakat juga merupakan kinerja dan keberhasilannya membangun BUMN.

- Kehidupan Pribadi

       Dahlan Iskan dibesarkan di lingkungan pedesaan dengan kondisi serba kekurangan. Orangtuanya tidak ingat tanggal berapa Dahlan dilahirkan. Dahlan akhirnya memilih tanggal 17 Agustus dengan alasan mudah diingat karena bertepatan dengan peringatan kemerdekaan RI. Dahlan Iskan pernah menulis buku berjudul Ganti Hati pada tahun 2008. Buku ini berisikan tentang pengalaman Dahlan Iskan dalam melakukan operasi cangkok hati di Cina.

Sabtu, 05 Desember 2015

Model Perilaku Konsumen Serta Hubungannya dengan Usaha

1. Model Howard-Sheth
     Howard-Sheth membuat model perilaku konsumen sebagai berikut :
- Variable yang mendorong merek
- Kualitas
- Harga
- Kekhususan
- Service
- Keterlibatan sosial
- Keluarga
- Referent group
     Model ini dibuat oleh John. A. Howard pada tahun 1963 dan pada tahun 1969 dipublikasikan bersama Jagdish N. Sheth. Model ini dapat digunakan untuk membantu menerangkan dan memahami perilaku konsumen meskipun tidak bisa digunakan untuk meramalkannya secara tepat.

2. Model Engel, Kollat dan Blackwell
     Model ini menggambarkan bagaimana cara seseorang melakukan pembelian, mulai timbulnya kebutuhan sampai akhir pembelian yaitu penilaian setelah pembelian. Tahap dasar dari proses pembelian menurut model ini adalah :
- Motivasi
- Pengamatan
- Proses belajar
     Kemudian diteruskan dengan pengaruh dari kepribadian, sikap dan perubahan sikap bekerja bersama pengaruh aspek sosial dan kebudayaan setelah itu sampailah pada tahap proses pengambilan keputusan konsumen.

3. Model Nicosia
     Model ini didasarkan pada teknik gambar aliran proses computer dengan umpan baliknya. Anggapan dari model ini adalah bahwa konsumen belum mempunyai perjalanan langsung tentang produk tertentu.

4. Model Andarieasen
     Model Andarieasen dibangun dari konsep-konsep tentang informasi sikap dan perubahannya dalam psikologi sosial. Kunci perubahan ini ditentukan oleh berbagai macam jenis informasi. Model ini menjelaskan seluruh proses dari rangsangan-rangsangan sampai dengan hasilnya yang berupa perilaku, semua itu terkandung dalam siklus pemrosesan yang terdiri dari empat tahap yaitu :
- Input berupa rangsangan
- Pengamatan dan penyaringan
- Perubahan-perubahan sifat
- Macam hasil yang mungkin terjadi

5. Model Clawson
     Model ini didasarkan pada teori bentuk dan teori bidang. Perilaku konsumen dipengaruhi oleh hasil konflik psikologis dalam berbagai situasi. Konsumen individu mengumpulkan valensi-valensi positif dan negatif dari suatu produk yang hendak dibeli. Terjadinya pembelian merupakan hasil bahwa valensi-valensi positif yang lebih besar daripada valensi negatif.

Jumat, 13 November 2015

Cara Menjadi Wirausaha Yang Sukses

Dalam menjadi wirausaha yang sukses terdapat lima poin yang sangat penting untuk menjadi wirausaha sukses dari nol, antara lain sebagai berikut :

1. Menentukan Produk
        Poin disin tidak selamanya harus berbentuk barang fisik, namun juga bisa berupa barang digital seperti ebook, ecourse atau semacamnya, bahkan bisa juga berbentuk layanan / jasa. Untuk menentukan produk yang tepat, tentu kita harus melakukan riset terlebih dahulu, mulai dari riset konsumen sampai riset persaingan. Produk yang baik adalah produk yang memiliki jumlah peminat (konsumen) yang besar namun memiliki tingkat persaingan kecil.
        Salah satu cara paling mudah untuk melakukan kedua riset tersebut adalah dengan menggunakan tool dari Google. Tool yang dimaksud adalah Google AdWords Keyword Planner, tool online gratis dari Google ini bisa digunakan untuk mencari tahu berapa banyak peminat suatu produk.

2. Mencari Tahu Target Pasar
        Wirausaha sukses adalah mereka yang bukan hanya pandai memilih produk namun juga pandai menganalisa siapa yang akan menjadi target pasar. Jadi, disini dituntut untuk mengetahui siapa target pasar atas produk yang akan dijual, karena jika dalam pengaplikasiannya salah, maka bisa dipastikan akan sulit untuk memperoleh penjualan.
        Target pasar secara garis besar dibedakan menjadi 4 bagian atau lebih dikenal dengan nama segmentasi yang meliputi :
a. Target produk      : Remaja belasan tahun
b. Target lokasi        : Kota besar di Indonesia
c. Target demografi : Anak orang kaya, uang jajan jutaan per bulan
d. Target psikografi : Remaja yang aktif di sosial media

3. Memilih Media Promosi Yang Efektif
        Ada banyak media yang bisa digunakan untuk promosi, seperti media cetak, internet, radio atau TV. Namun perlu diketahui bahwa tidak semua media tersebut efektif untuk meningkatkan penjualan, karena kembali lagi pada siapa target yang dituju. Salah satu cara menjadi wirausaha sukses dengan modal kecil bisa dengan cara memanfaatkan situs media promosi gratis di internet.

4. Menggunakan Strategi Promosi Kreatif
        Intinya di awal penjualan harus membina hubungan yang baik dengan pelanggan untuk mendapatkan loyalitas dari pelanggan. Pemasaran yang baik akan meningkatkan presentase untuk terjadi penjualan yang akan meningkatkan keuntungan dalam bisnis atau usaha yang dijalankan.

5. Membuat Pembukuan Untuk Menghitung Margin
        Akan jauh lebih baik jika wirausaha memiliki pembukuan yang jelas, karena dari pembukuan tersebut nantinya bisa menghitung untung dan rugi. Intinya pembukuan itu sangat penting untuk membantu menjadi wirausaha sukses dan juga akan membantu dalam merencanakan bisnis ke depannya.

Sabtu, 07 November 2015

Cara Menyusun Laporan Proposal Perencanaan Bisnis

1. Cover Depan Proposal
          Bagian ini berisi tentang sekilas judul proposal, nama usaha, dan juga nama yang membuat proposal. Buatlah sebaik mungkin cover proposal, karena cover yang baik akan memberikan kesan lebih dari pembacanya. Bila tidak mempunyai kemampuan mendesain cover, maka lebih baik menggunakan jasa orang lain yang memiliki kemampuan desain. Hal ini akan menjadi nilai tambah pada proposal usaha yang dibuat.

2. Daftar Isi Proposal
          Berisi tentang judul setiap bab serta nomor halaman tersebut. Hal ini bisa memudahkan seseorang untuk melihat apa saja yang ada didalam proposal usaha tersebut. Daftar isi pada sebuah proposal ibarat sebuah peta yang akan memberikan informasi sepintas tentang sebuah proposal usaha. Selain itu hal penting lainnya yang tidak boleh diabaikan adalah adanya alur yang baik dalam menyusun daftar isi. Hal ini akan memudahkan orang untuk memahami setiap bagian dalam proposal usaha.

3. Latar Belakang Perusahaan
          Latar belakang perusahaan sangat penting karena berkaitan dengan sejarah serta rekam jejak perusahaan. Pada bagian ini bisa berisi tentang perusahaan mulai dari nama perusahaan, bidang usaha, produk yang dijual, struktur organisasi, biodata pemilik perusahaan dan sebagainya. Dengan memberikan semua riwayat prestasi yang sudah diraih ke dalam proposal akan meningkatkan kepercayaan orang lain pada bisnis yang sedang dibangun.

4. Analisa Pasar dan Pemasaran
          Merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah usaha, karena hal ini merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan apakah usaha yang akan dijalankan bisa bersaing dan berkembang atau malah sebaliknya. Pada halaman ini berisi tentang produk yang akan dijual, target atau segmen pasar yang akan dibidik, analisa pesaing dengan metode SWOT, strategi pemasaran serta media apa saja yang akan digunakan untuk menjual produk.

5. Analisa Produksi Produk
          Analisa produk merupakan hal vital juga, karena pada tahap ini membahas tentang proses produksi produk, bahan baku yang digunakan, berapa orang yang diperlukan untuk memperoduksi produk pada jumlah tertentu. Dengan melakukan perhitungan yang matang mengenai bahan baku produk, peralatan apa saja yang akan digunakan, serta banyaknya tenaga kerja yang dibutuhkan akan memudahkan dalam menghitung biaya produksi.

6. Analisa Sumber Daya Manusia
          Untuk mengelola sebuah usaha yang besar diperlukan banyak tenaga yang diperlukan dalam proses produksi, pemasaran serta hal lainnya. Pada halaman ini bisa mencantumkan berapa banyak SDM yang dibutuhkan, kemampuan serta tingkat pendidikan yang harus dipenuhi, dan yang terakhir rencana jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM. Satu hal lagi yang tidak kalah penting yaitu proses pemilihan karyawan sesuai dengan keterampilan.

7. Rencana Pengembangan Usaha
          Dalam membuka usaha tentu harus selalu berkembang dan melakukan inovasi agar bisa bertahan dalam persaingan yang sangat ketat. Dalam mengembangkan usaha banyak faktor yang harus diperhatikan agar tidak saling tumpang tindih. Salah satu contoh adalah menulis strategi yang akan digunakan untuk mengembangkan usaha missal dengan cara membuka business opportunity, franchise, atau memperbanyak chanel distribusi dengan cara yang lain.

8. Laporan Keuangan Perusahaan
          Dalam menyusun sebuah proposal laporan keuangan menjadi hal yang mutlak selalu ada. Dengan adanya laporan keuangan ini akan mempermudah orang lain untuk menilai apakah usaha layak untuk diberikan dana investasi atau tidak. Tulislah laporan pemasukan dan pengeluaran harian ataupun bulanan, laporan cash flow harian, laporan laba rugi, dan juga dana yang dibutuhkan untuk investasi pengembangan usaha.
          Laporan keuangan merupakan hal yang sangat vital dalam sebuah usaha. Dengan membuat laporan usaha yang baik akan memudahkan dalam mengontrol pengeluaran dan pemasukan cash flow perushaan. Saat ini banyak sekali software yang tersedia untuk membuat sebuah laporan keuangan, hal ini bisa digunakan sebagai salah satu alternative untuk memperbaiki kinerja.

9. Analisa Dampak dan Resiko Usaha
          Sebuah usaha memiliki sisi positif dan sisi negative, oleh karena itu seorang pengusaha harus bisa memperkirakan tingkat keberhasilan usaha yang akan dijalankan. Selain itu dampak yang terjadi dengan adanya usaha pada masyarakat serta di lingkungan lokasi tersebut. Selain itu harus mempersiapkan hal yang akan dilakukan untuk mengantisipasi bila terjadi sebuah kegagalan.

10. Ringkasan Eksekutif
          Biasanya dibuat untuk orang yang super sibuk, sehingga mereka bisa membaca dengan cepat proposal usaha yang diberikan. Ringkasan ini berisi semua hal yang ada didalam proposal usaha tetapi dibuat lebih ringkas dan padat sehingga lebih cepat dalam mengetahui semua isi proposalnya. Untuk membuat ringkasan eksekutif mungkin bisa membuatnya dalam bentuk business model canvas, sehingga untuk mengetahui bisnis yang akan dijalankan cukup dengan beberapa halaman saja.

11. Lampiran
           Lampiran bisa diisi hal-hal tambahan yang perlu diketahui oleh para investor seperti detail strategi pemasaran yang digunakan, saluran distribusi produk, analisa SWOT dan lain sebagainya.